HUTRI
Peristiwa

158 Santri Ponpes Manba’ul Hikam Tanggulangin Alami Dugaan Keracunan MBG, Camat: Data Masih Sementara

10
×

158 Santri Ponpes Manba’ul Hikam Tanggulangin Alami Dugaan Keracunan MBG, Camat: Data Masih Sementara

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20260901 211915 Gallery
Puluhan ambulans hilir mudik mengevakuasi ratusan santri Yayasan Pondok Pesantren Manba’ul Hikam (Mahika), Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, yang diduga keracunan makanan, menuju fasilitas kesehatan terdekat.
Info Iklan hubungi 085183255578

Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Ratusan santri Yayasan Pondok Pesantren Manba’ul Hikam (Mahika), Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, mengalami gangguan kesehatan secara bersamaan, Selasa (01/09/2026). Para santri diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi sajian program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hingga Selasa malam pukul 20.45 WIB, jumlah santri yang dilaporkan mengalami keluhan kesehatan mencapai 158 orang. Camat Tanggulangin Arie Prabowo, S.STP., M.PSDM membenarkan adanya peristiwa tersebut dan mengatakan bahwa data jumlah korban masih bersifat sementara karena proses pendataan terus dilakukan.

Breaking News

“Untuk sementara korban sebanyak 158 santri. Namun, pendataan masih terus dilakukan karena kami terus melakukan koordinasi dengan pihak pesantren dan fasilitas kesehatan,” ujar Arie Prabowo kepada GELORAJATIM.COM.

Untuk kabar yang beredar bahwa ada santri yang meninggal, Arie Prabowo menyatakan hingga saat ini belum ada info terkait santri yang meninggal,”Sampai saat ini belum ada info santri yang meninggal,” tegasnya.

Dari jumlah tersebut, para santri yang membutuhkan penanganan medis telah mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit. Sebanyak 80 santri dirawat di RSUD RT Notopuro, 13 santri di RS Delta Surya, 30 santri di RSI Siti Hajar, sembilan santri di RS Pusura, 21 santri di RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan, serta lima santri di RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong.

Arie Prabowo mengatakan, proses evakuasi dan penanganan terhadap para santri dilakukan secara cepat dengan melibatkan berbagai pihak. Santri yang mengalami keluhan cukup serius langsung dirujuk ke sejumlah fasilitas kesehatan, sementara santri dengan gejala lebih ringan mendapatkan perawatan dan pemantauan intensif.

“Kami fokus memastikan seluruh santri yang mengalami keluhan mendapatkan penanganan medis dengan baik. Pemerintah kecamatan terus berkoordinasi dengan Pemkab Sidoarjo, Dinas Kesehatan, puskesmas, pihak pesantren, serta rumah sakit yang menangani para korban,” tegasnya.

Para korban terdiri dari santri laki-laki dan perempuan dengan keluhan yang bervariasi, mulai dari pusing, mual hingga kondisi tubuh yang mendadak melemah.

Peristiwa tersebut langsung mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Bupati Sidoarjo Subandi mendatangi langsung Pondok Pesantren Manba’ul Hikam pada Selasa malam untuk memantau kondisi para santri serta memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang maksimal.

Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo bersama puskesmas setempat juga telah diterjunkan ke lokasi. Selain melakukan penanganan medis dan pemeriksaan terhadap para korban, petugas turut mengambil sejumlah sampel makanan untuk dilakukan pengujian di laboratorium.

Camat Tanggulangin mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab kejadian tersebut sebelum hasil pemeriksaan resmi keluar. Pihaknya berharap seluruh proses pemeriksaan dapat segera memberikan kepastian mengenai penyebab gangguan kesehatan yang dialami ratusan santri tersebut.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan uji laboratorium. Untuk penyebab pastinya tentu harus berdasarkan hasil pemeriksaan dari pihak yang berwenang. Yang terpenting saat ini adalah memastikan seluruh korban tertangani dan mendapatkan pelayanan kesehatan,” pungkas Arie Prabowo.

Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan dan pendataan terhadap para santri masih terus berlangsung. Pemerintah daerah bersama seluruh pihak terkait terus melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi para korban serta mengungkap penyebab pasti dugaan keracunan massal tersebut. (rif)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578