Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Suasana pagi di Jembatan Arteri Porong, Sidoarjo, mendadak berubah duka setelah seorang pengendara sepeda motor ditemukan tergeletak usai mengalami kecelakaan tunggal, Senin (29/06/2026). Korban yang diketahui merupakan warga Kecamatan Tanggulangin itu meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis.
Korban diketahui bernama Mokhammad Maulana Ardiansyah (22), warga Desa Ketegan, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Arteri Porong, tepatnya di atas Jembatan Dusun Kluwih, Desa Kebonagung, Kecamatan Porong.
Kapolsek Porong Kompol Imam Yuwono mengatakan, hasil penyelidikan sementara menunjukkan insiden tersebut merupakan kecelakaan tunggal tanpa melibatkan kendaraan lain. Dugaan sementara, korban kehilangan konsentrasi saat mengendarai sepeda motornya.
“Dari hasil penyelidikan awal, kecelakaan ini merupakan kecelakaan tunggal. Korban diduga kehilangan konsentrasi saat berkendara sehingga mengalami kecelakaan di atas Jembatan Arteri Dusun Kluwih,” ujar Kompol Imam Yuwono.
Setelah kejadian, korban segera dievakuasi dan mendapat penanganan medis. Namun, akibat luka yang dideritanya, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
Meski dugaan awal mengarah pada faktor hilangnya konsentrasi, petugas kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.
Kompol Imam Yuwono mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Menurutnya, kondisi jalan yang relatif lengang pada pagi hari tidak boleh membuat pengendara lengah.
“Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk selalu berkonsentrasi, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara guna mencegah terjadinya kecelakaan,” tegas Kompol Imam Yuwono.
Polisi berharap peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar senantiasa waspada, menjaga fokus selama berkendara, serta mengutamakan keselamatan demi mencegah terulangnya kecelakaan yang merenggut korban jiwa. (rif)
















