PASURUAN,GELORAJATIM.COM – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Pasuruan kembali memakan korban jiwa. Seorang kakek diketahui bernama Rosid, 65 warga , Desa Krengi, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, dilaporkan tewas seketika setelah tersambar petir pada Senin (30/3/2026) sore.
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, di areal persawahan masuk Dusun Rowangkal Desa Sumberglagah Kecamatan Rembang pada saat kejadian diguyur hujan deras yang disertai dentuman guntur yang keras.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan warga sekitar, korban saat itu baru saja selesai beraktivitas di sawah dan bermaksud untuk pulang karena cuaca memburuk. Namun, saat melintasi pematang sawah di area Dusun Rowangkal, kilatan petir menyambar tubuh korban.
Saksi Mata: Beberapa buruh tani lain yang berada tak jauh dari lokasi sempat melihat korban terjatuh sesaat setelah suara petir menggelegar.
Kondisi Korban: Saat dievakuasi, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan luka bakar serius di bagian tubuh akibat sengatan listrik alam tersebut.
Evakuasi: Warga bersama perangkat Desa Sumberglagah langsung mengevakuasi jenazah ke rumah duka untuk segera dimakamkan.
Sementara itu Peringatan Cuaca Ekstrem oleh H. Moh. Ridwan
Kepala Desa Krengi membenarkan kejadian yang menimpa warganya tersebut. Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para petani / butuh tani agar lebih waspada terhadap perubahan cuaca yang ekstrem belakangan ini.
“Kami atas nama pemerintah desa turut berbelasungkawa. Kami mengingatkan warga, jika langit sudah mulai mendung gelap atau terdengar guntur, mohon segera meninggalkan area terbuka dan mencari tempat berlindung yang aman,” ujarnya kepada awak media.
AKP Supriyanto Kapolsek Rembang yang datang ke lokasi juga memastikan bahwa kejadian ini murni musibah akibat faktor alam. Pihak keluarga korban telah mengikhlaskan kepergian almarhum dan menolak untuk dilakukan autopsi (wan /ji)
















