PASURUAN, gelorajatim.com/ – Sebagai asosiasi atau himpunan guru memegang peranan strategis untuk meningkatkan dan memperkuat kompetensi guru melalui diskusi dan pelatihan. Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Jawa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri /Swasta se Kabupaten Pasuruan melaksanakan sosialisasi Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) yang dilaksanakan di SMPN 2 Kejayan, kamis (1/9/2022) yang beralamat Jl. Raya Wrati No.1, Kedung Sari, Wrati, Kecamatan Kejayan, Pasuruan, Jawa Timur.
Menurut Prapti, S.Pd., M.Pd. koordinator MGMP Mapel Bahasa Daerah Kabupaten Pasuruan (Kepala Sekolah SMPN 1 Bangil ), MGMP itu adalah sarana guru untuk meningkatkan kemampuan profesionalnya. Guru bisa berbagi metode dan pengalaman mengajar dari sekolah lain. Guru lebih memahami materi ajar secara kompleks.
”Guru-guru lebih mudah untuk menerapkan pembelajaran berdeferensiasi bagi guru-guru baru atau guru muda,”ungkapnya
Melalui MGMP terciptalah situasi yang harmonis karena bisa mengenal guru-guru senior atau guru mata pelajaran sejenis se Kabupaten Pasuruan. Melalui MGMP pula, pemerintah berharap agar Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) bisa terlaksana secara cepat dalam pemaparannya kepada para guru,” tutup Prapti, S.Pd., M.Pd.
Kegiatan MGMP ini dihadiri 29 peserta, baik dari sekolah negeri maupun swasta. Hadir juga Ketua MGMP Narto, S.Pd (SMPN 1 Pandaan). Ketua ini menyampaikan materi IKM, bersama Rosydah, S.Pd.(SMPN 2 Gempol), dan Eka, S.Pd.(SMPN 1 Kraton) dalam MGMP tersebut.
Selama pelaksanaan berjalan lancar dan tidak terjadi kendala apapun.
Reporter : Wawan
Editor : Pujiyono
















