GELORAJATIM.COM – Kamis, (21/12/2023). Seiring memasuki musim penghujan, muncul risiko tinggi terhadap berbagai penyakit, termasuk demam berdarah. Pada tanggal 20 November 2023 upaya yang dilakukan oleh Kelompok 2 KKN Desa Wirogunan Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Surakarta, Jawa Tengah yaitu kegiatan penyuluhan terkait pencegahan penyakit demam berdarah.
Kegiatan penyuluhan pencegahan penyakit demam berdarah tidak hanya menciptakan kesadaran akan ancaman kesehatan ini, tetapi juga memberdayakan masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan untuk melibatkan diri dalam langkah-langkah preventif, menjaga lingkungan bersih, dan pada akhirnya, melindungi diri dan komunitas dari bahaya serius penyakit ini. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan warga setempat dan mendapat respon positif dari mereka.
Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode pemaparan materi dan praktik, yakni metode pemaparan materi untuk menyampaikan apa itu demam berdarah, gejala awal terkena penyakit demam berdarah, dan cara pencegahannya. Sedangkan metode praktik digunakan sebagai pemberian contoh penggunaan bubuk ABATE.
Demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes albopictus. Virus ini dapat menyebabkan gejala yang serius dan dalam beberapa kasus dapat mengancam jiwa.

Gejala yang dialami seseorang apabila terkena demam berdarah biasanya ditandai mulai dari sakit kepala, nyeri pada bagian otot dan sendi, mual-mual, dan kulit bercak merah. Di beberapa kasus penyakit demam berdarah dapat menyebabkan penurunan tekanan darah yang amat berbahaya.
Virus dengue ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus yang telah terinfeksi. Nyamuk ini umumnya berkembang biak di air yang tergenang, seperti dalam vas bunga, bak mandi, atau tempat air hujan yang tergenang.
Berikut beberapa langkah pencegahan penyakit demam berdarah:
1. Pengendalian sarang nyamuk
Menghilangkan tempat-tempat yang dapat menjadi sarang nyamuk, seperti membuang barang-barang bekas yang dapat menampung air, membersihkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk.
2. Penggunaan kelambu dan pakaian tidur
Menggunakan kelambu tidur impregnasi insektisida untuk melindungi diri dari gigitan nyamuk saat tidur. Serta mengenakan pakaian yang melindungi, terutama selama musim hujan atau di daerah endemis demam berdarah.
3. Penggunaan Obat Nyamuk
Menggunakan obat anti-nyamuk pada kulit atau pakaian, seperti lotion atau semprotan yang mengandung DEET.
4. Pemberantasan nyamuk secara kimiawi
Penyemprotan insektisida di daerah yang berisiko tinggi penularan demam berdarah.
5. Pendidikan dan Penyuluhan Masyarakat
Menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang bahaya demam berdarah, cara penularannya, dan langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil.
6.
Segera mencari bantuan medis jika muncul gejala demam berdarah. Pemantauan dan pengobatan dini dapat mengurangi risiko komplikasi.
Untuk mengetahui lebih banyak informasi atau kegiatan mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur dapat mengunjungi hyperlink dibawah ini:
https://lppm.upnjatim.ac.id/
https://ft.upnjatim.ac.id/
https://teksipil.upnjatim.ac.id/
Penulis : Mahasiswa Kelompok 2 KKN Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik UPN “Veteran” Jawa Timur






