PASURUAN, GELORAJATIM.COM – Jumat, 22 Desember 2023. Pada kegiatan KKN Teknik Sipil kami dari kelompok 6 yaitu menjalankan salah satu program kerja yang bertema tentang sosial dan lingkungan hidup. Pada tema ini kami bersepakat untuk mengambil salah satu contoh kegiatan yaitu melakukan budidaya penanaman tanaman obat keluarga (TOGA).
Penanaman TOGA ini kami lakukan di wilayah RT 09 Dusun Klagen, Kelurahan Duren Sewu, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Pada kegiatan ini selain melakukan penanaman TOGA, kami juga memberi pengetahuan kepada warga sekitar mengenai kegunaan atau manfaat serta cara mengonsumsinya.
Berikut penjelasan sedikit mengenai tanaman obat keluarga dan beberapa yang kami budidayakan pada kegiatan KKN di wilayah RT 09 Dusun Klagen, Kelurahan Duren Sewu, Kecamatan Pandaan, Pasuruan.
Pengertian Tanaman Obat Keluarga (TOGA)
Tanaman Obat Keluarga (TOGA) adalah tanaman hasil budidaya yang berkhasiat sebagai obat. Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) yaitu untuk memenuhi keperluan alam bagi kehidupan, termasuk keperluan untuk mengatasi masalah-masalah kesehatan secara tradisional (obat). Kenyataan menunjukkan bahwa obat yang berasal dari sumber bahan alami khususnya tanaman telah memperlihatkan peranannya dalam penyelenggaraan upaya-upaya kesehatan masyarakat.

Keuntungan obat tradisional yang langsung dirasakan oleh masyarakat adalah kemudahan untuk memperolehnya dan bahan bakunya dapat ditanam di pekarangan sendiri. Obat tradisional murah dan dapat diramu sendiri di rumah, sehingga hampir setiap orang Indonesia pernah menggunakan tumbuhan obat untuk mengobati penyakit. Penggunaan tumbuhan obat tetap besar di masyarakat karena manfaatnya secara langsung dapat dirasakan secara turun-temurun, walaupun mekanisme kerjanya secara ilmiah masih belum banyak diketahui.
Fungsi Tanaman Obat Keluarga (TOGA)
Salah satu fungsi Toga adalah sebagai sarana untuk mendekatkan tanaman obat kepada upaya-upaya kesehatan masyarakat yang antara lain meliputi:
1. Upaya preventif (pencegahan).
2. Upaya promotif (meningkatkan/menjaga kesehatan).
3. Upaya kuratif (penyembuhan penyakit).
Selain itu tanaman obat keluarga (TOGA) juga berfungsi untuk sarana memperbaiki status gizi masyarakat, sebab banyak tanaman obat yang dikenal sebagai tanaman penghasil buah-buahan atau sayur-sayuran misalnya lobak, seledri, pepaya dan lain-lain.
Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang Dibudidayakan
Sambiloto merupakan jenis tanaman herbal berdaun pipih panjang dengan ujung yang runcing. Meski rasanya sangat pahit , tapi kandungan didalamnya efektif membantu mengatasi berbagai keluhan kesehatan.
a. Manfaat sambiloto untuk kesehatan yaitu membantu meringankan flu, meningkatkan kekebalan tubuh, membantu meringankan demam, meredakan inflamasi, menurunkan tekanan darah, menurunkan kadar gula darah, dan menghambat tumbuhnya sel kanker.
b. Cara mengonsumsi sambiloto yaitu cuci bersih daun sambiloto, rebus sampai mendidih dan saring, setelah hangat tambahkan madu dan perasan lemon untuk menambah cita rasa manis dalam minuman.
Temulawak merupakan tanaman herbal asli indonesia yang sering dimanfaatkan untuk mengobati berbagai masalah kesehatan. Akarnya juga sering digunakan pewarna makanan, bumbu masakan, dan bahan campuran dalam produk kosmetik
a. Manfaat temulawak untuk kesehatan yaitu mengobati gangguan pencernaan, mengatasi osteoporosis, antibakteri dan antijamur, menjaga kesehatan gigi, meredakan kram otot, obat kanker, obat diuretik, dan obat anti radang.
b. Cara mengonsumsi temulawak yaitu cuci bersih temulawak, potong kecil-kecil temulawak lalu rebus sampai mendidih dan saring, setelah hangat tambahkan madu untuk menambah cita rasa manis dalam minuman.
Kencur merupakan tanaman herbal yang memiliki aroma dan cita rasa unik serta kaya akan antioksidan seperti flavonoid. Tak hanya sebagai obat herbal, kencur juga banyak dimanfaatkan sebagai bahan campuran dalam produk kecantikan hingga aromaterapi.
a. Manfaat kencur untuk kesehatan yaitu mencegah kanker, mengobati kencing batu, mengobati diare, mengobati masuk angin dan flu, mengobati penyakit akibat bakteri, mengatasi muntah-muntah, mengatasi infeksi jamur, meningkatkan nafsu makan, dan penurun kolesterol.
b. Cara mengonsumsi kencur yaitu mengunyah mentah-mentah, ditumbuk / disangrai / diparut, berupa minuman seperti beras kencur.
Jahe merah merupakan tanaman yang mengandung berbagai senyawa penting untuk tubuh, senyawa penting utama pada jahe antara lain gingerol dan shogaol sebagai anti mikroba dan dapat memerangi radikal bebas.
a. Manfaat jahe merah untuk kesehatan yaitu meningkatkan imun tubuh, menurunkan tekanan darah, memperbaiki pencernaan, mencegah penggumpalan darah, meringankan kram perut, menambah stamina, dan antioksidan.
b. Cara mengonsumsi jahe merah yaitu bakar 100 gr jahe dan memarkan (digeprek) lalu didihkan 400 ml air, masukkan serai, jahe dan kayu manis, tambahkan gula merah, masak dengan api kecil, setelah mendidihkan siap untuk disajikan.
5. Tanaman Sirih dan Sirih Merah
Sirih dan sirih merah merupakan tanaman yang mengandung tanin, dimana tanin memiliki sifat antibakteri dan inflamasi. Sirih merah juga memiliki kandungan minyak atsiri yang dapat membantu melawan bakteri penyebab jerawat. Kandungan antioksidan pada sirih merah juga dapat meregenerasi kulit yang rusak.
a. Manfaat sirih dan sirih merah untuk kesehatan yaitu mengatasi diabetes, menghambat sel kanker, mempercepat penyembuhan luka, menurunkan kolesterol, meningkatkan kesehatan gigi, mengobati asma, mengobati tukak lambung, dan menurunkan kolesterol.
b. Cara mengonsumsi sirih dan sirih merah yaitu rebus segenggam daun sirih dengan air secukupnya, setelah mendidih dinginkan air rebusan daun sirih dan dapat langsung dikonsumsi, dipakai untuk mencuci wajah, dan lain lain.
Untuk mengetahui lebih banyak informasi atau kegiatan mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur dapat mengunjungi hiperlink dibawah ini
https://www.lppm.upnjatim.ac.id/
https://ft.upnjatim.ac.id/
Penulis : kelompok 6 mahasiswa Teknik Sipil UPN ”Veteran” Jawa Timur

Tinggalkan Balasan