PASURUAN, GELORAJATIM.COM – Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), PT. Danone Pandaan tetap konsisten menjaga kelestarian lingkungan dengan cara melakukan penanaman dan pendampingan kepada para petani dikawasan hutan, khususnya desa Jatiarjo dan Kelurahan Ledug Kecamatan Prigen.
Puluhan ribu bibit tanaman dari bibit pohon keras seperti cemara gunung hingga tanaman produktif bernilai ekonomi sejenis kopi disalurkan kepada petani untuk ditanam dikawasan hutan gunung Arjuna.
Guna memperoleh hasil maximal, PT. Danome Aqua Pandaan bermitra dengan Yayasan Satu Daun melakukan pendampingan serta pemberyaan kepada petani. Mulai penanaman, monitoring, perawatan tanaman hingga edukasi pemasaran produk.
Stakeholder Relation Manager Aqua Pandaan, Fafif Aji menegaskan, Aqua Pandaan tetap konsisten dalam pelestarian lingkungan dengan melakukan konservasi dikawasan penyagga air. Pihaknya juga peduli dengan pengembangan ekonomi petani kawasan hutan dengan cara memberikan tanaman produktif.
“Menjaga kelestarian alam khususnya kawasan hutan, bukan saja tanggung jawab satu atau dua perusahaan, kami tidak mungkin bergerak sendiri, pemerintah, masyarakat, media, perusahaan maupun akademisi memiliki peluang yang sama untuk berkontribusi pada kelestarian alam” tegas Fafit.
Tahun 2022 ini, lima ribu bibit tanaman kopi Arabika disalurkan kepada petani di Desa Jatiarjo dan Kelurahan Ledug kecamatan Prigen, dengan luasan lahan 5 ha. Tanaman kopi memiliki dua keuntungan, secara ekologis tanaman kopi menyimpan air, kopi yang dihasilkan bisa menambah hasil pendapatan bagi petani.
Diono, dari Yayasan Satu Daun selaku pendamping, menuturkan, pendampingan kepada petani dilakukan sejak awal pembibitan sampai massa panen. Bahkan bila diperlukan hingga cara pengolahan kopi agar memiliki nilai jual tinggi.
“Kopi Arabika bagus pertumbuhanya bila ditanam diatas ketinggian 100 mdpl, nilai jualnya juga tinggi” tutur Diono.
Dijelaskan pula, setidaknya dua kelompok tani sedang mendapat pendampingan mengolah hasil kopi sendiri, salah satunya di Desa Jatiarjo
Suprapto (38), salah seorang petani kopi dari kelompok Sekar Arabika Kelurahan Ledug Prigen, mengaku senang dilibatkan dalam program konservasi Aqua Pandaan. Bahkan 700 tanaman kopi Arabika yang menjadi tanggung jawabnya sebagian selesai ditanam dan masuk massa perawatan.
“Ya senanglah mas, kita dapat bibitnya gratis, cara bercocok tanamnya didampingi, jadi kami bisa dapat ilmu dan pengetahuan merawat kopi dan merasakan manfaatnya” ungkap Suprapto.
Menurut Suripto, secara kelembagaan saat ini ada kelompok tani Sumber MakmurAbadi 3 yang sudah memulai pemgelolaan kopi sendiri melalui Kopa Koja (Koperasi tani Jatiarjo).
Perani berharap supaya langkah Aqua Pandaan bisa diikuti oleh perusahaan – perusahaan lain, disamping kelestaruan alam kawasan gunung Arjuna Runggit dan gunung Welirang tetap terjaga, ekonomi petani kawasan hutan bisa dirasakan merata.
Reporter : Wawan
Editor : Pujiyono






